daftar
Home » , » Menikmati Sate Maranggi di Kota Angin

Menikmati Sate Maranggi di Kota Angin

Halo sobat Pojok Cerita, siapa sih yang ga kenal dengan Sate Maranggi? Yups Sate Maranggi merupakan salah satu panganan khas dan melegenda dari Kabupaten Purwakarta. Menurut Budayawan Sunda yang juga sebagai Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi bercerita bahwa awalnya nama sate maranggi tercetus dari nama seorang penjual sate, bernama Mak Ranggi yang berjualan di daerah Cianting Purwakarta.

Apakah benar demikian?

Ternyata ada pendapat yang berbeda tentang asal muasal Sate Maranggi, seperti yang dilansir dari lama travel.kompas.com Chef Haro Pramoe mengatakan bahwa Sate Maranggi merupakan asimilasi dengan budaya China. Ia menuturkan Sate Maranggi sebenarnya berasal dari para pendatang dataran China yang menetap ke Indonesia khususnya di daerah Jawa Barat atau para pendatang yang hidup di tengah-tengah masyarakat Sunda.


Oleh karena itu, lanjutnya, awalnya Sate Maranggi sebenarnya bukan terbuat dari daging sapi atau kambing seperti sekarang ini, melainkan dibuat dari daging babi. Salah satu indikasi Sate Maranggi berasal dari China karena bumbu rempah yang digunakan Sate Maranggi sama persis dengan dendeng babi dan dendeng ayam yang dijual di Hongkong, China, dan Taiwan. Kemudian Sate Maranggi bertransformasi.

Terlepas dari hal itu, kelezatan Sate Maranggi emang tiada duanya. Jika dulu, untuk menikmati Sate Maranggi orang harus pergi ke Purwakarta, namun sekarang tidak lagi demikian. Sate Maranggi sudah menyebar ke berbagai daerah salah satunya Kota Angin Majalengka.

Di Kota Majalengka, salah satu kedai yang menyediakan menu Sate Maranggi adalah Kedai Halaman Abah Naus. Kedai ini terletak di Jalan Abdul Halim Tonjong tepat di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Majalengka.

Selain Sate Maranggi, disini juga tersedia menu lain seperti Karedok, Tempe Mendoan, Sayur Asam, Cobek Ikan dan lains sebagainya. Dari sisi tempat, Kedai Halaman Abah Naus cukup nyaman, ada lesehan dan kolam ikan sehingga membuat suasana makin nyaman.

Untuk harga, sate maranggi di Kedai Halaman Abah Naus, saat terakhir admin berkunjung dibandrol dengan harga Rp. 28.000,-/porsi.
Thanks for reading Menikmati Sate Maranggi di Kota Angin

« Previous
« Prev Post
Next »
Next Post »

0 komentar:

Posting Komentar